Dampak Antibiotik Terhadap Resistensi Bakteri Penyakit

Dampak Antibiotik terhadap resistensi bakteri penyakit. Belum banyak masyarakat yang tahu bahwa bakteri penyakit yang hidup didalam tubuh kita mengalami resisten seiring dengan konsumsi antibiotik.

Banyak masyarakat yang bergantung pada antibiotik tertentu. Meskipun sakit ringan, dengan alasan kepraktisan akan membeli antibiotik di apotek. Padahal masalah Resistensi antibiotik kini menjadi masalah serius didunia kedokteran. Jika pasien sudah mengalami multiresisten maka dokter tidak lagi dapat mengatasi penyakit dengan antibiotik generik yang mudah dijumpai di apotek.

Menurut dokter Harry Parathon dari Kementerian Kesehatan mengatakan "Resisten antibiotik membuat penyakitnya lama sembuhnya atau enggak sembuh-sembuh dan bisa menyebabkan kematian," (dikutip dari harian kompas). Menurut Dokter Harry, di Indonesia terdapat sekitar 135.000 kematian setiap tahun akibat pengaruh resistensi antibiotik. Selain itu berdasarkan hasil survei tahun 2013 di 6 rumah sakit yang ada di Indonesia menunjukan sejumlah bukti bahwa bakteri E.coli dan Klebsiela pneumonia sudah memproduksi enzim Extended Spectrum Beta Lactamase (ESBL) sekitar 40-60 persen.

Jika bakteri sudah resisten, lalu bagaimana menyembuhkan pasien yang sudah tidak mempan lagi diberi antibiotik?

Menurut dokter Harry, pengobatan pasien tidak akan dipaksa dengan minum antibiotik. Tapi pengobatan pasien akan memerlukan waktu yang sangat lama di rumah sakit.

"Kemarin kami memulangkan pasien resisten yang dirawat 146 hari. Selama 46 hari saja diberi antibiotik. Selebihnya kita isolasi, kita beri makan yang bagus, sampai kekebalan tubuhnya bagus. Jadi masih ada harapan," kata dokter Harry.

Kementerian Kesehatan saat ini sedang menganalisis data pola penggunaan antibiotik di rumah sakit. Menurut WHO, 50 persen penyakit yang selama ini diberikan antibiotik sebetulnya tidak perlu diberikan antibiotik oleh dokter.

Beberapa penyakit yang tidak perlu diberi antibiotik menurut dokter Harry adalah :
  • Operasi amandel.
  • cesar.
  • tumor jinak payudara.
Setelah membaca artikel ini, mari kita jangan terlalu tergantung pada antibiotik, kecuali bersifat urgent sesuai anjuran dokter. Jika sakit ringan maka anda dapat menggunakan cara sehat hidup dalam mengatasi permasalahan kesehatan anda. Pada akhirnya kami berharap Kementerian Kesehatan dapat mengantisipasi adanya resisten antibiotik sehingga kesehatan masyarakat dalam kondisi yang baik dan menjadi sumber daya manusia yang sehat dan dapat berkontribusi bagi pembangunan.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Kategori :

Artikel kesehatan terkait : Dampak Antibiotik Terhadap Resistensi Bakteri Penyakit